Trend ayam geprek ternyata benar-benar melejit di Ibukota. Beberapa kali lihat postingan teman dan Food Bloggers yang bilang kalau "Ayam Geprek Mas Ini enaaaak..." "Ayam Geprek Si Ini enaaak...." "Ayam Geprek Anu enaaak...." Kamvrednya rata-rata ayam geprek itu lokasinya jauuuuuhhhh banget dari Planet Bekasi :(. Beda banget dengan di Jogja, dimana-mana ada warung ayam geprek, Rp. 10.000 udah dapet nasi, sayur sepuasnya dan minum. Di Jabodetabek harganya jadi dua kali lipat dan lokasinya agak jauh-jauh.
Thursday, August 10, 2017
Chizprek.Co - Trend Ayam Geprek Kini Sampai ke Bekasi!
Sejak melabuhkan diri di Jogja dan menikmati Ayam Geprek Bu Rum, gue bener-bener merasa ketagihan dengan hidangan super sederhana ini. "Belum pernah makan ayam geprek yang WAAAAH" adalah salah satu alasan kenapa sampai di Bekasi gue hampir tiap hari kerjaannya liatin IG dan Daftar restoran di GoFood. To find the best Ayam Geprek in town.
Trend ayam geprek ternyata benar-benar melejit di Ibukota. Beberapa kali lihat postingan teman dan Food Bloggers yang bilang kalau "Ayam Geprek Mas Ini enaaaak..." "Ayam Geprek Si Ini enaaak...." "Ayam Geprek Anu enaaak...." Kamvrednya rata-rata ayam geprek itu lokasinya jauuuuuhhhh banget dari Planet Bekasi :(. Beda banget dengan di Jogja, dimana-mana ada warung ayam geprek, Rp. 10.000 udah dapet nasi, sayur sepuasnya dan minum. Di Jabodetabek harganya jadi dua kali lipat dan lokasinya agak jauh-jauh.
Alhamdulillah ada yang ambilan orderan dan setengah jam lebih dikit kemudian gue terpukau dibuatnya.
Trend ayam geprek ternyata benar-benar melejit di Ibukota. Beberapa kali lihat postingan teman dan Food Bloggers yang bilang kalau "Ayam Geprek Mas Ini enaaaak..." "Ayam Geprek Si Ini enaaak...." "Ayam Geprek Anu enaaak...." Kamvrednya rata-rata ayam geprek itu lokasinya jauuuuuhhhh banget dari Planet Bekasi :(. Beda banget dengan di Jogja, dimana-mana ada warung ayam geprek, Rp. 10.000 udah dapet nasi, sayur sepuasnya dan minum. Di Jabodetabek harganya jadi dua kali lipat dan lokasinya agak jauh-jauh.
Sunday, July 30, 2017
Jalan Jalan Jogja - Tempo Gelato Kaliurang
Ada ribuan alasan mengapa Jogja selalu bikin gue kangen. Pantai-pantai yang terhampar di Gunung Kidul, panoramanya, makanan enak dan murah yang ada dimana-mana, tempat wisata yang semakin ke sini semakin kreatif tampilannya dan suasana sore hari yang somehow just thinking about it makes me wanna buy a ticket to Jogja. Every air you breath in Jogja kayaknya memang ada kekuatan magisnya. Dihipnotis biar kepengin balik terus, LOL~
Labels:
#desssert manis jogja
,
#gelato jogja
,
#tempo gelato
,
Dessert
,
Food
,
Jogja
,
Petualangan Kuliner
,
Sweet
No comments
Monday, May 8, 2017
Terrifying
Pengalaman menjadi manusia selama 23 tahun dan kemungkinan besar tidak akan mungkin berubah menjadi seekor burung benar-benar luar biasa dan nampaknya tidak dapat tergantikan. Walau manusia sudah pasti tidak pernah puas dan selalu merasa kurang akan kehidupannya, tapi benar adanya menjadi manusia adalah anugerah terbaik yang Tuhan berikan. Adil tentunya. Mungkin saja banyak hewan dan tumbuhan yang memohon kepada Tuhan untuk dijadikan manusia. Hmm, tapi rasanya sih tidak mungkin yah, terlebih lagi mereka pastinya tidak terlalu paham makna bersyukur. Cuma manusia yang punya kelebihan untuk bisa mengerti makna hidupnya.
Saya adalah salah satu dari kesekian juta manusia yang sering mengeluh. Tidak pernah puas dengan berbagai impian yang sebenarnya sudah dikabulkan oleh Tuhan. Contohnya saja, saya dulu ingin sekali punya uang sendiri untuk beli berbagai barang yang saya inginkan. Dapatlah saya pekerjaan bahkan jauh sebelum saya lulus kuliah. Setelah bekerja selama nyaris dua tahun tanpa rehat, saya malah kepengin beristirahat. Menikmati hidup barang sejenak. Mungkin akhirnya dengan istirahat saya bisa kembali menulis novel-novel yang sedari dulu ingin saya tulis.
Setelah istirahat, saya malah merasa bosan. I never even once picked up my pen and write something for these past 2 months.
Saya adalah salah satu dari kesekian juta manusia yang sering mengeluh. Tidak pernah puas dengan berbagai impian yang sebenarnya sudah dikabulkan oleh Tuhan. Contohnya saja, saya dulu ingin sekali punya uang sendiri untuk beli berbagai barang yang saya inginkan. Dapatlah saya pekerjaan bahkan jauh sebelum saya lulus kuliah. Setelah bekerja selama nyaris dua tahun tanpa rehat, saya malah kepengin beristirahat. Menikmati hidup barang sejenak. Mungkin akhirnya dengan istirahat saya bisa kembali menulis novel-novel yang sedari dulu ingin saya tulis.
Setelah istirahat, saya malah merasa bosan. I never even once picked up my pen and write something for these past 2 months.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)

