SOCIAL MEDIA

Monday, July 23, 2018

A Freedom to Get to Know Yourself

“What you’ve done becomes the judge of what you’re going to do — especially in other people’s minds.  When you’re travelling, you are what you are right there and then.  People don’t have your past to hold against you.  No yesterdays on the road.” -William Least Heat Moon

I've been travelling my whole life and at first, I didn't really like it because it's not a vacation-kind of travelling, it's my dad, moving around the countryside for his job. Why didn't I like moving around? First, it sucks cuz you need to start all over again with school, another friend, new territorial and other sucks thing for a little girl.

So when my dad had stopped moving, I was so happy to begin my adventure with my old friends. We moved back to our main house in Bekasi, I didn't have to start all over again, already had friends, old school and it's where I was born...so, I had no trouble~
A Freedom to Get to Know Yourself

Everyone knows teenage life is another level of suck(ness). I grew up wanting to travel but my parents said "NO....NO TRAVELLING BY YOURSELF!" I couldn't even go to the mall with friends. Well, I get it my parents were afraid that I'm going to hurt myself or get kidnapped. It's okay I'm glad they did not give any permission back then who knows what I would end up with ^^

Thursday, November 30, 2017

Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah!

Menurut gue, dunia kuliner itu banyak banget menyimpan misteri. Bukaaan kayak misteri gunung Merapi sob, tapi salah satunya kayak...you just can't always predict what's next. Hari ini semua orang makan sate taichan, besoknya tahu-tahu kale salad is number one menu in every restaurants. Benar-benar who knows...SNAP just like that.

But one thing yang selalu gue kagumi dari dunia kuliner adalah ada saja mereka yang bertahan lama tidak terkubur dengan tren. Martabak, biarpun isiannya sekarang ada Nutella sampai suwiran salmon, tapi martabak telor dua abang-abang pinggir jalan yang tidak lekang oleh waktu. Pisang goreng, mau dikasih toping chocomaltine kek, ditabur meses warna-warni sampe ampyar-ampyar, tetep aja pisang goreng buatan emak anget-anget dimakan pas sore hari lebih dahsyat.



Sama kayak Sate Petir Pak Nano di daerah Ring Road Selatan, Bantul, Yogja. Pak Nano, pria paruh baya yang super ramah dan gemar mengupas bawang (kebetulan aja pas kemaren gue datang Beliau lagi ngupas bawang) ini sudah berjualan sate petir sejak saya belum lahir. Apa sih sate petir? Kalau didengar dari namanya saja sih kelihatannya JDUAAAR gitu yah and you're right...Sekali makan sate ini lidah mu bak disambar petir, BUSET PEDES BENEEER!!


Ceritanya waktu ke Jogja kemarin, gue udah ngiler kepengin cobain Sate Petir Pak Nano ini. Lokasinya gak terlalu jauh dari hotel di Prawirotaman, tapi ternyata jauh dari lokasi saya saat itu alias di kota karena lagi iseng main ke kedai kopi. Sejam lebih kita berkendara motor menuju Ring Road Selatan, pakai salah muter lagi. Kenapa di Jogja 9 km aja terasa jauh yah? Di Jakarta kayaknya deket bener, lama di macet #mejikofJogja.



#JJJ - Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah!
www.ceritamakan.com
#JJJ - Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah! - sate petir nano
Beberapa foto yang selamat dari File

Friday, September 1, 2017

Hayati Specialty Coffee Jogja : Bang, Hayati Lelah Bang!!!

Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, trend nongkrong di kedai kopi memang masih belum redup. Apalagi sejak kepopuleran Es Kopi Susu Tetangga Tuku melonjak, masyarakat gaul dari berbagai kelas semakin intens nongkrong di coffee shop sambil memenuhi lambungnya dengan kafein. Yang penting mah jangan lupa makan dulu sebelum ngupi~

Menyesap kopi memang sungguhlah nikmat. Kebanyakan dari kita yang selama ini buta sama kopi karena cuma tahu kopi instan tinggal seduh, sekarang jadi lebih ngerti kalau ternyata ada beberapa cara untuk mendapatkan secangkir kopi yang aduhai nikmatnya. Di Jogja, kita juga bisa mendapatkan secangkir kopi nikmat nyaris di setiap sudut kota lho. Ada kopi joss, ada kopi pinggir jalan dan tentunya aneka coffee shop yang nggak kalah kekinian kayak di Jakarta.
Hayati Specialty Coffee Jogja : Bang, Hayati Lelah Bang!

Waktu ke Jogja beberapa waktu lalu, gue sempetin mampir ke Hayati Speciality Coffee untuk melepas letih setelah muter-muter menikmati karya seni di ArtJog 2017. Hayati Speciality Coffee berlokasi di Jl. Demangan Baru, tepatnya sih di deket toko pakaian, tapi lupa nama toko pakaiannya apa, hehe.



Sunday, July 30, 2017

Jalan Jalan Jogja - Tempo Gelato Kaliurang

Ada ribuan alasan mengapa Jogja selalu bikin gue kangen. Pantai-pantai yang terhampar di Gunung Kidul, panoramanya, makanan enak dan murah yang ada dimana-mana, tempat wisata yang semakin ke sini semakin kreatif tampilannya dan suasana sore hari yang somehow just thinking about it makes me wanna buy a ticket to Jogja. Every air you breath in Jogja kayaknya memang ada kekuatan magisnya. Dihipnotis biar kepengin balik terus, LOL~
Jalan Jalan Jogja - Il Tempo del Gelato Kaliurang


Friday, May 6, 2016

Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget!

Setelah nyeritain JalKul gue di Ayam Geprek Bu Rum, kini gue bakal nyeritain pengalaman gue waktu nyobain salah satu "Warung Gelato" terkenal di Jogja, Il Tempo Del Gelato.



Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - The Door


Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - The Logo


Sama kayak kejadian Ayam Geprek, sebelum sampe Jogja gue tuh udah penasaran banget sama kedai yang satu ini. Salah satu temen gue udah pernah kesini dan doi bilang gelatonya murah udah gitu super enak. Siapa sih yang nggak penasaran? Secara di Jakarta, kedai-kedai yang jual Gelato tuh pasti mahalnya kayak buat bayar naik haji aja. Jadi, setelah gagal naik ke Kalibiru tapi akhirnya malah dilamar sama kekasih, gue, tunangan #eaaaaak, adiknya tunangan dan teman adiknya tunangan #superribet langsung meluncur kesini.

Bayangin yah, DIY tuh lagi PANAS-PANASNYA di siang hari. Sumpah, balik dari Jogja tangan gue keling. 

Nah, pas akhirnya kita sampe di Tempo Gelato di daerah Brontokusuman, hawa surga langsung menerpa badan kami yang lepek. 

Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - Interior

Tempatnya unik banget, dari luar juga lo udah sadar deh kalau konsep kedai ini tuh semacam jadul-jadul gitu. Pas masuk, ternyata interiornya nggak terlalu jadul-jadul amat, malahan kayak loghouse gitu. Ada chandelier super unik yang bentuknya mirip tanduk rusa. Terus dinding-dindingnya terbuat dari bata yang dicat putih abu-abu, dan ada foto-foto berpigura pada salah satu dindingnya.

So, sistem pembeliannya lo musti bayar dulu lalu nanti dapat struk untuk ngantri. Ada beberapa pilihan cup yang gue lupa harga-harganya. Yang paling murah itu cone 25k, dapet dua scoop.
Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - Passion Fruit

Pada pembelian pertama, gue pilih rasa cinnamon dan passion fruit. Oke menurut kalian mungkin aneh yah, memang agak aneh sih tapi hebatnya dua rasa yang bertolak belakang ini bagaikan dua orang penari di lidah gue. Cinnamon ibarat seorang penari ballet dengan wajah dan penampilannya yang  manis. Tariannya beraturan mengikuti irama piano. Tapi setelah beberapa menit, kita akan dikejutkan dengan emosinya, dalam hal ini maksudnya adalah rasa serta harum pedas khas cinnamon. Tempo Gelato sukses mempermainkan dua indera gue (pengecap dan penciuman) melalui gelato cinnamonnya.
Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - Cinnamon

Kalau rasa passion fruit, ibarat penari Russian Folk Dance. Kejutannya udah terasa sejak awal. Menghentak-hentak di lidah, membuat dahi kita berkerut-kerut tapi tidak sekalipun berhenti tersihir. Yep, beneran dari pertama jilat itu rasa asam passion fruit ini langsung bikin gue melek!!!! Se-asam itu, tapi bikin penasaran karena biarpun asam, kepekatan rasa dan aroma markisanya sangat terjaga. Jadi nggak cuma sekadar kecut bikin sakit perut!

Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - Matcha Banana Chocolate

Karena gue merasa belum puas, jadi kekasih membelikan sebuah cone berikutnya, Kali ini kita coba rasa Matcha dengan Banana Chocolate. Both of em has the same basic flavour which is "sweet", so this time it felt like waltz dancers duet. The matcha itself has no authentic fragrance, well it did smell like matcha but not quiet strong. The colour wasn't that appealing, and the taste was so so for me. Think the matcha was the lazy dancer.

While the banana chocolate took the trophy because of their dominations and the sweet banana's fragrance. Tho when you see the colour, bet you won't bother to try, but trust me, you need to try it!

As for my fiance, salah satu rasa yang dia coba adalah spicy chocolate and it was DABOMB!!!! Taste like cinnamon but chocolate, i mean.....OMG!

Jalan-Jalan Jogja - Tempo Gelato : Enak dan Murah Pake Banget! - Gelato

I seriously fell in love with the texture. Tekstur gelato benar-benar beda dari es krim kan, lebih padat, fleksibel dan kesannya kesat di lidah. Namun saat dimakan, teksturnya lebih cepat melumer. Il Tempo Del Gelato membuktikan ke kita semua bahwa even dengan harga yang pocket friendly, you still can enjoy the real taste of Gelato. Pilihan rasanya juga nggak lebay apalagi maksain kayak kedai-kedai lain di Jakarta. Great job Tempo Gelato!!!!!! Mari cari waktu untuk kembali mampir ^^

Baca juga review Tempo Gelato Kaliurang di sini:

Jalan Jalan Jogja - Il Tempo del Gelato Kaliurang

Il Tempo del Gelato

| Alamat: Jl. Prawirotaman No. 43, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta |
| No. Tlp: (0274) 373272 |
| Jam Buka: 11:00 - 22:00 |
| Ig: @tempogelato | 


Love,


Allysa