SOCIAL MEDIA

Monday, April 4, 2016

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Quotes


Masih dalam rangka pekerjaan, beberapa waktu lalu gue dan rekan-rekan kerja datang ke sini untuk liputan kantor. Beberapa waktu lalu sih resto ini terbilang baru (lo pasti udah pada tahu karena update-an Food Bloggers mengenai resto ini), apalagi di daerah Kemang. Kalau lo pernah ke LIN Artisan Ice Cream, nah Sinsa Ramyun ini persis di sampingnya.

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Interior


Sinsa Ramyun merupakan saudaranya Jjigae House yang ada di Muara Karang. Nah, Sinsa Ramyun yang di Kemang ini merupakan cabang dari SR yang di Muara Karang juga.

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Bar


Masih ber-tema Korea, Sinsa Ramyun mengkhususkan menunya pada menu Ramen khas Korea. Lo bisa pilih mau ramyun yang ber-kuah atau goreng, and you can even choose the toppings....sooo everbody wins! Di sini juga lo bisa memesan alkohol karena mereka menyediakan bar khusus.

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Interior Wall

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Waitress Dress


Gue suka dengan interiornya yang didominasi dengan warna kuning, because i love yellow tapi di sini kuningnya nggak terlihat norak, karena masih disertai dengan warna hitam dan putih. Bisa dibilang interiornya sungguh instagram-able.

Ramen Fries Seaweed (38k)

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Ramen Fries Seaweed

Ini appetizer yang kita pesan dan gue kaget karena gue pikir ini kentang goreng, nggak taunya semacam ramen kering yang digoreng terus dibumbuin sama seaweed powder. I like it, this dish really remind me of jajanan semasa SD but better because of the seaweed powder. It's salty but not overwhelmed, and the crunchiness of the fried ramen are somehow addictive ^^

Galbi Ramyun Dry with Beef Ribs (54k)

We started with the dry ramen, yihaaaa!! The platting was unique, they put the ramyun on a bowl then put it again on a bucket, tho i think it's such a waste. This menu consists of dry ramyun, shoyu tamago (telur rebus ramen gitu), seaweed and muji (Korean radish) and also a few pieces of beef ribs.

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Galbi Ramen


It tasted like mie goreng for me (but not as good as i*domie goreng) with too much pepper. Thank God that they didn't use too much soy sauce, otherwise i won't eat it hhehhe. The tamago was nicely cooked, i love how they put sesame seed on top of it, a sign of a very good impression.


Kimchi Ramyun Soup with Beef Sausage (54k)

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Kimchi Ramyun Soup 1


Let's jump to the ramyun soup. Kita pilih kimchi ramyun soup dengan potongan sosis sapi. Nah, kalau ini gue suka kuahnya, kental dan rich in flavour. They put kimchi on it, spiced up the flavour. Me liking it!!!!

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Kimchi Ramyun Soup 2



Hotteok with Ice Cream (38k)
Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Hotteok with Ice Cream 1

Sinsa Ramyun Kemang : Kuning-kuning Gemay - Hotteok with Ice Cream 2


Gue selalu penasaran dengan pancake ala Korea yang selalu dimakan saat musim dingin ini. Pancakenya berisi red bean dan pas dimakan hangat-hangat, teksturnya crunchy tapi lembut di dalam. Gue suka banget dessert ini karena rasanya nggak terlalu manis, dipaduin dengan es krim vanilla yang dingin bikin this hotteok more delightful.


Ohya, Sinsa Ramyun Kemang makanannya halal kok, sama sekali nggak mengandung bahan-bahan non halal. So, aman kok ^^

Pada intinya, Sinsa Ramyun merupakan tempat yang oke buat nongkrong, baik lama maupun sebentar. Makanannya juga pocket friendly jadi masih aman untuk kantong mahasiswa. Mungkin akan lebih oke kalau they discover more flavour for their special ramyun, because i guess not everyone would like their flavour's selection. Keep up the good work Sinsa Ramyun!!


Sinsa Ramyun

|Alamat: Jl. Taman Kemang I No. 6, JakSel|
|Jam Buka: 10:00 - 22:00|
|No. Tlp: (021) 7179 3774|
|Ig: @sinsaramyun|

Jangan lupa review tempat-tempat makan yang lo kunjungin di www.foody.id yah! Dengan nge-review, upload foto, check-in, dan tambah tempat baru, lo bisa ngumpulin poin untuk nanti di-redeem dengan voucher-voucher restoran yang tentunya menarik!


Love,


Allysa

Wednesday, March 30, 2016

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon [CLOSED]




Gue tergila-gila dengan es krim dan gelato, entah mengapa? Mungkin karena kedua camilan tersebut enaknya bukan main? Dulu sebelum kerja dan punya duit sendiri, gue lebih sering beli es krim merk 'anu' yang dijual di mini market. Syukur-syukur di warung belakang rumah suka jual, tapi kulkas es krimnya lebih sering diisi es batu sama ayam dari pada es krim benerannya.

Namun setelah beranjak dewasa, bekerja dan punya uang sendiri meski nggak banyak, gue mulai sering jajan es krim serta gelato di tempat-tempat tertentu. Salah satunya adalah Gelato ala Onder de Boom.

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Tampak Luar


Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon

Onder de Boom adalah kedai yang menyajikan gelato dan berlokasi di daerah Dharmawangsa. Nyempil memang, tapi kedainya sangat apik dengan dominasi warna putih. Nah, kenapa namanya Onder de Boom?

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Menu

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Pohon

Nama Onder de Boom merupakan bahasa Belanda yang artinya di bawah pohon. Kenapa saya tahu? Lah wong saya lulusan Sastra Belanda #ndakadayangnanyak!

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - add tips!

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - interior


Kenapa di bawah pohon? Soalnya kedai ini literally ONDER DE BOOM! Di dalam kedai ada sebuah pohon besar yang tumbuh  sampai menembus atapnya. Cakep deh, tapi kalau hujan gimana yah?

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Gelato

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Gelato 2


Pilihan rasa gelatonya memang nggak banyak, tapi seasonal, jadi setiap hari bisa ganti-ganti gitu rasanya. Kebetulan gue habis gajian dan lagi ngerjain kerjaan di SNCTRY, jadi gue sempetin kesini untuk beli.

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - The Gelato 1

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - The Gelato 2


Ada beberapa pilihan harga per scoopnya, dan gue beli yang dua scoop ditaruh di cup seharga 40k. Agak pricey yah? Well, let's see~

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Banana Caramel and Nutella

Onder de Boom - Dharmawangsa : Jual Gelato di Bawah Pohon - Banana Caramel and Nutella 2


Gue pesan rasa Banana Caramel dan Chocolate Ovo, and i looooveeee both of them. Setiap rasanya menonjol, dan untungnya gue pesan dua rasa yang bakalan perfect for each other jadi saat melebur, kedua rasa tersebut meledak-ledak di mulut gue. Teksturnya padat tapi meleleh di lidah, it's like licking the feet of heaven #ew #butgood #ewwwww #butdelicious~

The only thing i don't like is the price, memang agak mahal yah, kalian kan tahu di post sebelumnya kalau i'm not a girl who'll spend big cash for things, tapi nggak nyesel kok beli Gelato Onder de Boom. I will buy another scoops latter!


Onder de Boom
|Alamat: Jl. Dharmawangsa Raya no. 4, Jaksel|
|Jam Buka: 09:00-21:00|
|Ig: @onderdeboomgelato|


Jangan lupa review tempat-tempat makan yang lo kunjungin di www.foody.id yah! Dengan nge-review, upload foto, check-in, dan tambah tempat baru, lo bisa ngumpulin poin untuk nanti di-redeem dengan voucher-voucher restoran yang tentunya menarik!


Love,


Allysa
Sunday, March 6, 2016

I'm Back!!!

Senang sekali rasanya kembali menulis blog setelah lama bolak-balik merombak tampilan dan nama blog ini. Sebenarnya bukan karena itu juga sih, tapi memang gue yang nyaris nggak punya waktu nulis selain buat kerjaan. Yap, kerjaan gue sekarang dibidang tulis-menulis (makanan), lebih tepatnya nulis serta ngedit artikel di www.foody.id. Lain waktu akan gue jelasin tentang pekerjaan gue, walaupun rasanya nggak ada yang mau tahu juga, hehe.

Ada banyak yang terjadi dalam hidup gue selama nggak nulis-nulis di sini. Finally i'm in a relationship, pengalaman-pengalaman seru di pekerjaan gue, lulus kuliah, aktif di Instagram, sampai menggemuk selama satu bulan setelah gue punya kekasih. Intinya gue senang-senang aja kok! Hidup  jadi lebih bahagia dan bijaksana.

Apa lagi yang gue lakukan dengan blog cupu ini? Iya bisa lo liat kalau gue ganti lagi nih tampilan blog serta namanya. Dulu nama blog gue "The Arts of My Hungriness" terus ganti jadi "Living with the Moonlight" sampai akhirnya sekarang gue ganti lagi jadi "Don't Touch My Food"! Kenapa namanya ngeselin gitu yah? What was i thinkin'?


Well, intinya sih gue tetep mau sharing tentang makanan. Gue masih akan nulis resep yang gue coba, tapi sekarang akan nambahin kontennya dengan nulis review some places to eat. Biasa aja yah? Habis gimana dong, nuliskan bukan cuma kepengin dapat fame aja, nulis tuh bagi gue merupakan suatu kesenangan, so BE IT!

Nggak sabar buat mulai nulis lagi di sini!!!


Love, 

Allysa