SOCIAL MEDIA

Friday, March 9, 2018

Resep Fruit Spring Roll + Honey-Lemon-Mint Dipping Sauce

Setelah menikah nyaris setahun yang lalu, berat badan bertambah (banyak banget) menjadi suatu tanda merah bagi gue untuk mulai hati-hati dalam mengarungi kebahagiaan hidup. Walaupun berat badan gue saat ini masih sehat malahan jauh lebih sehat dari tahun lalu, tapi yah manusiawi kan kalau kita merasa insecure dengan bentuk tubuh yang bejendol sana-sini?

Selama beberapa bulan ini gue pun memutuskan untuk mengurangi makanan berminyak, gula artifisial, daging dan soda. Not that i used to eat those food everyday juga sih, malahan tbh gue gak terlalu suka gorengan karena kalau habis makan gorengan, muka gue langsung jadi kilang minyak.


Resep Fruit Spring Roll + Honey-Lemon-Mint Dipping Sauce

Sunday, February 25, 2018

Make some Sweet Love with Cold Moo Swirls Dharmawangsa

Are you a sweet-tooth kinda guy? Because when you are, you can join my club of “People who can not get over desserts!” And if you don’t, you might want to consider reading this post, change your mind and just join our club.

I’m so into desserts that I learned how to bake back in 2011. Whenever I want a cake or any kind of desserts, I just simply go into my kitchen and make one. But still, buying desserts is more efficient than making it in my opinion, hehe.

When I was a little girl, one of my biggest dream was to eat a lot of ice cream. Why? Well it’s just because ice cream makes me happy. I still dreaming about that tho, but I’m just pretty realistic nowadays because too much ice cream can make my brain go freeze for hours. But srsly, who doesn’t feel happy when it comes to eating your favorite ice cream?

Make some Sweet Love with Cold Moo

Thursday, November 30, 2017

Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah!

Menurut gue, dunia kuliner itu banyak banget menyimpan misteri. Bukaaan kayak misteri gunung Merapi sob, tapi salah satunya kayak...you just can't always predict what's next. Hari ini semua orang makan sate taichan, besoknya tahu-tahu kale salad is number one menu in every restaurants. Benar-benar who knows...SNAP just like that.

But one thing yang selalu gue kagumi dari dunia kuliner adalah ada saja mereka yang bertahan lama tidak terkubur dengan tren. Martabak, biarpun isiannya sekarang ada Nutella sampai suwiran salmon, tapi martabak telor dua abang-abang pinggir jalan yang tidak lekang oleh waktu. Pisang goreng, mau dikasih toping chocomaltine kek, ditabur meses warna-warni sampe ampyar-ampyar, tetep aja pisang goreng buatan emak anget-anget dimakan pas sore hari lebih dahsyat.



Sama kayak Sate Petir Pak Nano di daerah Ring Road Selatan, Bantul, Yogja. Pak Nano, pria paruh baya yang super ramah dan gemar mengupas bawang (kebetulan aja pas kemaren gue datang Beliau lagi ngupas bawang) ini sudah berjualan sate petir sejak saya belum lahir. Apa sih sate petir? Kalau didengar dari namanya saja sih kelihatannya JDUAAAR gitu yah and you're right...Sekali makan sate ini lidah mu bak disambar petir, BUSET PEDES BENEEER!!


Ceritanya waktu ke Jogja kemarin, gue udah ngiler kepengin cobain Sate Petir Pak Nano ini. Lokasinya gak terlalu jauh dari hotel di Prawirotaman, tapi ternyata jauh dari lokasi saya saat itu alias di kota karena lagi iseng main ke kedai kopi. Sejam lebih kita berkendara motor menuju Ring Road Selatan, pakai salah muter lagi. Kenapa di Jogja 9 km aja terasa jauh yah? Di Jakarta kayaknya deket bener, lama di macet #mejikofJogja.



#JJJ - Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah!
www.ceritamakan.com
#JJJ - Sate Petir Pak Nano, Menggelegar di Lidah! - sate petir nano
Beberapa foto yang selamat dari File